Setelah mengalami sedikit hambatan di kolam pertama (tingkat kematian hampir 50% :) ) , maka di kolam kedua ini pre conditioning kolam saya lakukan dengan waktu yang lebih panjang .
Perlakuan yang saya berikan :
-isi air sampai 50 cm
-tiap hari selama 5 hari pertama saya isi dengan : probiotik 1 sendok makan /meter persegi , urea 5 gram /meter persegi , kapur 1 sendok makan /meter persegi , kotoran sapi 1 sendok makan /meter persegi .
- air lalu didiamkan hingga 13 hari sejak dimasuki air pertama kali
setelah 13 hari , warna air akan berubah menjadi kekuningan agak kehijauan (dengan dasar kolam yang masih terlihat ) pada tahap ini , jika dimasukkan kapur maka pengendapan akan terjadi dengan lambat ( air cenderung butek selama beberapa jam ) .
Pada tahap ini pula di dasar kolam tentunya akan terlihat banyak endapan kapur .
Ph sudah saya ukur ketemu di sekitar 8 , dua hari berturut2 pernah saya tambah kapur , dan ternyata kenaikannya tidak signifikan , menurut saya , air punya semacam barrier tersendiri di Ph sekitar 8 , yang penting menurut saya jangan dibawah 7 .
pemasukan bibit (size 5-7) saya lakukan tadi sore pukul 4 , pemberian makan pertama tadi jam 6 sore . Pemberian makan kedua jam 8 barusan .
Dosis aturan makan saya atur dengan sampling , saya ambil 10% dari total bio massa lalu saya bagi 5 x . Pemberian makan ini tidak mutlak seperti ini , jika nantinya ikan ternyata tidak doyan makan maka pemberian makan saya stop dulu / saya kurangi .
So far sampai saat ini masih terlihat sehat semua ,bisa makan dengan rakus nya , biasanya titik kritis itu nanti di seminggu pertama atau di hujan pertama (apalagi bila hujan pertama terjadi ketika air belum hijau kental , biasanya resiko besar muncul disitu ) .....
kita lihat saja seminggu ke depan apa yang akan terjadi dengan kolam kedua ini .... :)
Wednesday, February 16, 2011
Saturday, February 5, 2011
pre conditioning kolam kedua
saat ini kolam kedua telah berisi air setinggi +/ - 50 cm , telah dilakukan pengapuran sebanyak 1 sendok makan (maklum ,size nya cuman 1 x 1 M , buat percobaan :) ) . Selain itu juga telah saya masukkan kotoran sapi ( yang telah kering ) sebanyak 5 sendok makan penuh . Urea juga sudah saya masukkan sebanyak 1 sendok teh .
Rencananya di hari minggu besok saya akan mulai memasukkan probiotik jenis lacto dan jenis nitro . Selain itu , selama 3 hari ke depan penambahan urea tetap akan dilakukan.
Moga2 3-5 hari ke depan banyak panas dan sinar matahari supaya airnya cepet hijau , mudah2 an bisa masuk bibit di sabtu ato minggu ( hanya bila air telah hijau ).
ilmu untuk membuat air menjadi hijau ini saya dapat dari http://duniaiwak.wordpress.com/2008/09/13/persiapan-kolam/ dan dari blog nya kang mursidi di ikankolamterpal.blogspot.com .
oya , walopun tidak berhubungan dengan judul ;p , di kolam pertama saya ( size 2,3 x 2,8 M ) masih terjadi kematian bibit sebanyak 10-15 ekor / hari . Setelah saya lihat ternyata ada semacam bintik putih di lele , segera saya ambil langkah darurat ala KangTani , garam krosok 200 gram /M3 serta daun pepaya , mudah2 an bisa mengatasi penyakit nya. Kalo memang cara ini tidak berhasil , saya berencana akan menggunakan tosim / obat lain ......(kalo terpaksa , saya sendiri kurang suka dengan penggunaan antibiotika ke ikan ....., kasihan konsumen akhir nya....)
Rencananya di hari minggu besok saya akan mulai memasukkan probiotik jenis lacto dan jenis nitro . Selain itu , selama 3 hari ke depan penambahan urea tetap akan dilakukan.
Moga2 3-5 hari ke depan banyak panas dan sinar matahari supaya airnya cepet hijau , mudah2 an bisa masuk bibit di sabtu ato minggu ( hanya bila air telah hijau ).
ilmu untuk membuat air menjadi hijau ini saya dapat dari http://duniaiwak.wordpress.com/2008/09/13/persiapan-kolam/ dan dari blog nya kang mursidi di ikankolamterpal.blogspot.com .
oya , walopun tidak berhubungan dengan judul ;p , di kolam pertama saya ( size 2,3 x 2,8 M ) masih terjadi kematian bibit sebanyak 10-15 ekor / hari . Setelah saya lihat ternyata ada semacam bintik putih di lele , segera saya ambil langkah darurat ala KangTani , garam krosok 200 gram /M3 serta daun pepaya , mudah2 an bisa mengatasi penyakit nya. Kalo memang cara ini tidak berhasil , saya berencana akan menggunakan tosim / obat lain ......(kalo terpaksa , saya sendiri kurang suka dengan penggunaan antibiotika ke ikan ....., kasihan konsumen akhir nya....)
Friday, February 4, 2011
persiapan kolam kedua (setelah kegagalan kolam pertama )
1 minggu yang lalu , di kolam terpal pertama saya ,saya melakukan tabur bibit sebanyak 2000 ekor . Kalo dihitung berarti kepadatannya sekitar 340 / m persegi (mungkin terkesan intensif/terlalu tinggi ). Dan , dalam perkembangannya , sampai saat ini yang mati sudah sekitar 400-600 ekor :( . Saya kira hal ini adalah wajar , mengingat ini adalah percobaan pertama saya . Di kolam pertama tersebut , memang air belum sempet hijau , bibit sudah saya masukkan . Selain itu , saya juga tidak melakukan kontrol PH , dan lagi , setelah masuk bibit , hujan datang tiap 2-3 hari , walhasil , berguguran lah lele-lele size 5-7 cm tersebut .... :)
Dari kegagalan tersebut , saya langsung mencoba lagi membuat kolam terpal lagi , kali ini size nya saya bikin pas 1 x 1 M . Rencananya di kolam kedua ini , perhatian terhadap kondisi air dan kondisi lainnya akan saya terapkan secara lebih intensif ( tidak sekedar asal seperti kolam pertama ) .
Perlu diketahui , budidaya lele tidaklah sama seperti yang digambarkan di buku2 . Akan banyak sekali hal2 yang tidak sama dengan buku , mulai dari matinya lele karena hujan , air yang tidak kunjung hijau, lele yang menggantung , lele yang males makan dan lain hal sebagainya . Sumber referensi untuk kolam kedua saya , akan coba saya terapkan dengan menggunakan metode ala kang mursidi di ikankolamterpal.blogspot.com . Sembari saya padukan dengan beberapa pengetahuan saya dari buku .
Akan saya update terus disini perkembangan yang saya lakukan ke kolam kedua saya ini . Rencananya , apabila memungkinkan , saya akan melakukan tebar bibit dengan kepadatan 500 ekor / meter persegi. Lagi2 hal yang berisiko buat pemula seperti saya , tapi , tanpa mencoba , saya tidak akan bisa mengetahui dengan pasti kesulitan nya :)
Dari kegagalan tersebut , saya langsung mencoba lagi membuat kolam terpal lagi , kali ini size nya saya bikin pas 1 x 1 M . Rencananya di kolam kedua ini , perhatian terhadap kondisi air dan kondisi lainnya akan saya terapkan secara lebih intensif ( tidak sekedar asal seperti kolam pertama ) .
Perlu diketahui , budidaya lele tidaklah sama seperti yang digambarkan di buku2 . Akan banyak sekali hal2 yang tidak sama dengan buku , mulai dari matinya lele karena hujan , air yang tidak kunjung hijau, lele yang menggantung , lele yang males makan dan lain hal sebagainya . Sumber referensi untuk kolam kedua saya , akan coba saya terapkan dengan menggunakan metode ala kang mursidi di ikankolamterpal.blogspot.com . Sembari saya padukan dengan beberapa pengetahuan saya dari buku .
Akan saya update terus disini perkembangan yang saya lakukan ke kolam kedua saya ini . Rencananya , apabila memungkinkan , saya akan melakukan tebar bibit dengan kepadatan 500 ekor / meter persegi. Lagi2 hal yang berisiko buat pemula seperti saya , tapi , tanpa mencoba , saya tidak akan bisa mengetahui dengan pasti kesulitan nya :)
Thursday, February 3, 2011
first post
sebenarnya sudah beberapa kali saya mencoba untuk membuat suatu blog, tapi ternyata selama ini gagal mempertahankan ke 'disiplin' an dalam mengisinya , jadi , ya banyak yang mati secara percuma .
Secara tidak sengaja kemarin maen ke blog temen dari kaskus , yang mana , hampir mirip seperti saya , sedang memulai usaha pembesaran lele (mulia-lele) . Dari blog tersebut , menjadi semacam diary akan apa yang dilakukan dalam setiap proses pembesaran lele ini .
mencoba melakukan hal yang sama , dengan ini saya akan mencoba disiplin dalam menulis di blog ini :) .........
sampai ketemu di postingan kedua saya besok.......
Secara tidak sengaja kemarin maen ke blog temen dari kaskus , yang mana , hampir mirip seperti saya , sedang memulai usaha pembesaran lele (mulia-lele) . Dari blog tersebut , menjadi semacam diary akan apa yang dilakukan dalam setiap proses pembesaran lele ini .
mencoba melakukan hal yang sama , dengan ini saya akan mencoba disiplin dalam menulis di blog ini :) .........
sampai ketemu di postingan kedua saya besok.......
Subscribe to:
Comments (Atom)